Robotica dari hayalan jadi kenyataan

Sejarah robot sendiri sebenarnya sudah ada sejak 320 sebelum masehi dimana hidup seorang filsafat bernama Aristoteles yang mempunyai ide untuk membuat mesin yang bisa bergerak sesuai keinginan untuk melayani tuan nya.

Tapi istilah Robot sendiri baru muncul ketika tahun 1921 seorang penulis bernama Karel Capek memperkenalkan istilah ini dalam karyanya berjudul “R.U.R” (Rossuum’s Universal Robots) dimana robot itu berarti Pekerja Rodi.

Saat ini robot sendiri memiliki banyak nama dan beberapa diantara saat ini akrab terdengar oleh kita karena perannya di dunia film dan cerita fiksi ilmiah. Nama-nama seperti Droid, Drone, Cyborg, Mech, Humanoid saat ini secara nyata di sudah di implementasikan oleh dunia ilmu pengetahuan sebagai alat terapan yang nyata.

Droid:

Siapa yang tak kenal lucas film, perusahaan film besutan George Lucas ini terkenal dengan film nya yang berjudul “Star Wars”. Dalam filmnya George mengenalkan beberapa nama seperti “R2-D2” (Robot berbentuk seperti tong yang berkaki) dan “C-3PO” (Robot yang sudah berbentuk manusia kaleng dengan warna emas). Keduanya kemudian disebut sebagai “Droid” yaitu kependekan dari “Android” yang didefinisikan sebagai “Sebuah konstruksi mekanik dan / atau elektronik yang dirancang dan diprogram sebagai pelayan untuk membantu kehidupan organik” – sumber dari Cybot Galactica Design Team Operations Manual

Dalam kenyataannya makhluk mekanik ini, sering memiliki kecerdasan buatan. Mereka digunakan dalam berbagai peran dan lingkungan, seringkali mereka juga digunakan untuk pekerjaan yang terlalu kasar atau terlalu berbahaya bagi manusia dan spesies lainnya. Droids juga digunakan dalam bidang-bidang yang dibutuhkan spesialisasi dan pengetahuan yang luas, seperti droid medis dan droid astromech (macam-macam droid di star wars).

Drone :

Mungkin istilah Drone lebih akrab dengan kita saat ini. Drone sendiri mulai dikenalkan juga oleh Lucas Film dalam filmnya Star Wars dimana Pengusa planet Roon bernama Gubenur Koong mempunyai pesawat tanpa awak yang disebut Drones.

Pengertian Drone sendiri adalah sebuat robot yang memiliki kemampuan untuk terbang atau melayang.

Ada anggapan bahwa drone identik dengan peralatan perang atau lebih spesifiknya adalah pesawat tanpa awak yang dikendalikan dari jarak jauh untuk membidik sasaran khusus terpilih dalam suatu perang.

Hal diatas dikarenakan perkembangan Drone yang sangat mencolok di bidang ALUSISTA negara paman Sam yaitu Amerika.

Di Amerika sendiri perkembangan Drone dimulai dengan perkembangan pesawat tanpa awak di tahun 70 an. Dimana amerika mencoba menerbangkan pesawat B2 dengan bantuan radio dari pesawat B2 lainnya untuk diluncurkan sebagai pesawat bunuh diri di medan tempur atau bisa juga disebut sebagai cikal bakal peluru kendali jarak jauh.

Di tahun 90 an (di perang teluk) istilah UAV (Unmanned aerial vehicle) mulai muncul, berbentuk pesawat kecil dan digunakan sebagai pesawat mata mata AS. Tapi tak lama setelah itu berkembang ide pemerintah AS dengan mulai melirik pesawat kecil tanpa awak ini sebagai senjata dan dikendalikan dari jarak jauh menggunakan satelit untuk mengeksekusi target tertentu, disingkat sebagai UCAV (unmanned combat air vehicle).

Artinya UAV dan UCAV ini sebenarnya tak jauh berbeda dengan pesawat model saat ini yang dimainkan dari jarak jauh menggunakan remote control oleh seorang Pilot.

Namun hasil dari percobaan DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) akan hal diatas kurang begitu memuaskan, karena Pilot lebih terbiasa berinteraksi dengan pesawat dan gravitasi tapi tidak dengan layar komputer. Karnanya pilot-pilot ini mulai diganti dengan para Geek dan Programer komputer sebagai pilot nya, dan hasil nya lebih baik dari pilot sebelumnya karena mereka merasa bermain game di konsole komputer.

Hasil dari pilot yang diganti oleh programer dan geek itu munculah ide untuk membuat pesawat UAV dan UCAV itu lebih pandai dan mempunyai kecerdasan buatan sehingga manusia tidak perlu lagi mengendalikan tuas kendali untuk menerbangkan pesawat tapi cukup dengan meng klik mouse kearah lokasi yang diinginkan.

Ini lah yang kemudian disebut dengan Drone, dimana pesawat tanpa awak tadi sudah memiliki kecerdasan buatan yang bisa diperintah sesuai keinginan user nya.

Perkembangan drone sendiri sudah sangat berkembang pesat dan tidak hanya untuk kepentingan militer. Google misalnya sudah membeli perusahaan Drone untuk membuat drone yang bisa terbang di sub atmosfer selama 5 tahun tanpa mendarat dan bahan bakar yang bisa digunakan sebagai satelit komunikasi dan cuaca.

Dibidang konsumer Drone juga berkembang pesat, dimana beberapa perusahaan seperti DHL, Amazon, Domino dan lainnya tengah mengembangkan Drone yang berguna sebagai atal transportasi barang point to point yang hemat biaya.

Cyborg :

Adalah kependekan dari “Cybermetic Organism” adalah suatau bentuk dengan kedua bagian organik dan biomekatronik. Istilah ini pertamakali diperkenalkan oleh Manfred Clynes dan Nathan S. Kline pada tahun 1960 an. Pada Januari 1966 sebuah episode Serial TV barat berjudul “Night of the Assassin” memperkenalkan Torres (Iron Man) yang diperankan oleh Jhon Dehner yang bertugas untuk membunuh presiden Mexico pada film itu, dan akhirnya pria inilah yang dikenal dunia sebagai manusia Cyborg pertama yang di kenal oleh pemirsa Televisi. Tapi Cyborg baru terkenal setelah tahun 1984 dimana sutradara James Cameron memperkenalkan “The Terminator” yang diperankan oleh Arnold Schwarzenegger bercerita tentang Robot yang memiliki tubuh dari organisme seperti manusia agar terlihat seperti manusia.

Pada terapannya teknologi cyborg ini sudah banyak diperkenalkan pada masyarakat, munkin sekitar tahun 1970 an kita mengenal film “The Six Million Dollar Man” yang diperankan oleh Lee Majors, yang menceritakan perubahan manusia karena kecelakaan menjadi manusia setengah robot dengan harga enam juta dollar. Saat ini teknologi itu sudah sangat mudah diakses dan digunakan oleh masyarakat, teknologi seperti tangan/kaki robot yang dihubungkan dengan syaraf asli manusia sebagai pengganti tangan/kaki asli yang hilang atau bahkan mata buatan dan organ dalam buatan seperti jantung paru paru dan ginjal.

Sebuah universitas di jepang mengembangkan tulang buatan yang digunakan manusia untuk memperkuat tubuh manusia sehingga bisa seperti manusia super. Tulang buatan ini disebut sebagai Hybrid Assesive Limb atau dikenal juga sebagai “HAL” atau robot HAL Robot Suit. Selain HAL Robot suit yang dikembangkan jepan ini, di bagian dunia lain yaitu Amerika juga mengembangkan teknologi ini yang dikenal dengan Exoskelaton, diperuntukkan bagi tentara yang sedang berperang teknologi ini bisa membantu para tentara untuk berjalan lebih jauh, membawa beban lebih banyak dan berlari lebih cepat.

Mech

Mech atau Mecha diambil dari kata Mechanica, berbeda dengan jenis robotika lain nya Mech ini sebenarnya lebih kepada sebuah alat bantu berbentuk mekanik yang di kontrol oleh manusia. Robot robot ini bisa bentuk manusia atau lainnya.

Pada tahun 1880, Junles Verne pada novelnya “La Maison a vapeur” (The Steam House) menampilkan seekor gajah mekanik bertenaha uap yang dikontrol oleh manusia. Pada literatur literatur modern seperti karya fiksi ilmiah karya H.G Wells dengan judul nya yang terkenal “The War of the World” memperkenalkan “Tripot” robot berkaki tiga yang dikendalikan oleh mahluk asing didalamnya.

Di jepang Mech mulai terkenal dari karya karya film kartun seperti Gundam, Zoids dan lainnya. Satu film lagi yang sangat terkenal adalah The Star War, di film ini kita disuguhi Mech raksasa bernama “Walkers AT-AT dan AT-ST” berbentuk seperti anjing besar yang dapat memobilisasi pasukan.

Pada dunia modern saat ini Mech sudah mulai banyak digunakan baik untuk keperluan militer atau lainnya. Salah satu yang terkenal saat ini adalah “BigDog”, Mech berbentuk seperti anjing besutan Boston Dynamics ini digunakan oleh militer sebagai pembawa logistik militer seperti layaknya kuda. BigDog ini memang didanai oleh DARPA (Defence Advanced Research Project Agency) atau lembaga penelitian militer AS untuk kepentingan militer dan pengetahuan.

Secara teknologi Mech dirancang untuk memiliki kecercadan buatan tapi pada intinya Mech tidak dapat bergerak tanpa adanya seorang Pilot atau pengendali.

Humanoid

Humanoid memiliki arti menyerupai manusia, jadi robot Humanoid ini bisa diartikan sebagai robot yang dibentuk semirip mungkin dengan manusia baik dari sisi tampilan dan cara kerjanya. Robot ini diciptakan memiliki kecerdasan buatan semirip mungkin dengan manusia dengan tujuan untuk bisa menggantikan beberapa peran manusia yang dianggap berbahaya bagi manusia.

Pada tahun 1962 an di amerika mengenal sebuah film fiksi ilmiah berjudul “The Creation of the Humanoids”. Diperankan oleh Don Megowan dan disutradarai oleh Wesley Barry film ini sebuah robot menyerupai manusia yang berkulit biru dan bermata perak.

Tapi mungkin yang ternenal adalah film fiksi ilmiah seperti C-3PO dari film The Star Wars atau di tahun iRobot di tahun 2004 dan masih banyak lagi.

Mungkin yang lebih menarik adalah penerapan teknologi ini pada dunia nyata. Kita sudah sangat mengenal ASIMO sebuah robot humanoid keluaran Honda yang memiliki sebagian kemampuan seperti manusia yang bahkan bisa menjadi seorang pelayan manusia. Dan nyatanya teknologi ini sudah mulai berkembang pesat di dunia, salah satunya adalah PetMan dari Boston Dynamic yang sudah sangat menyerupai manusia baik dari sisi bentuk, gerakan dan kecerdasan buatan nya. Robot robot ini diciptakan untuk kepentingan menggantikan menusia di tempat dan pekerjaan yang berbahaya bagi manusia seperti lokasi bencana alam di lokasi nuklir atau sebagainya.

Kesimpulan

Nah, ternyata kadang impian itu memang jadi kenyataan. Dari sebuah hayalan di dunia film fiksi ilmiah manusia berusaha untuk mewujudkannya jadi kenyataan. Sebuah teknologi yang diciptakan demi kebaikan manusia harusnya akan selalu menjadi mahakarya yang akan selalu diingat.

Robot, baik itu Droid, Drone, Cyborg, Mech atau Humanoid jika itu bisa digunakan untuk kebaikan, tapi sama halnya dengan sebuah pisau bermata dua ini pun bisa disalahgunakan. Apapun itu, jangan lah kita berhenti untuk berhayal karena siapa tahu hayalan itu adalah kilasan teknologi masa depan untuk kebaikan semua umat manusia.


Warning: Missing argument 1 for cwppos_show_review(), called in /home/sloki/user/k0404813/sites/maluegha.com/www/wp-content/themes/flat/content-single.php on line 29 and defined in /home/sloki/user/k0404813/sites/maluegha.com/www/wp-content/plugins/wp-product-review/includes/legacy.php on line 18